Selamat Datang Di Blog Mapalast

Jiwana Bhakti Raksaka Bawana... Salam Lestari!

Divisi Gunung Rimba

Divisi yang bergerak didunia alam bebas yang berupa pendakian, penjelajahan hutan, pengetahuan tentang pembacaan peta dan kompas. .

Divisi Panjat Tebing

Mengasah kemampuan di bidang ketangkasan dalam memanjat tebing (panjat dinding alam ) maupun memanjat wall climbing (panjat dinding buatan)..

Divisi Susur Goa

Bergerak di dunia penelusuran goa, merasakan kehidupan didalam perut bumi , gemercik air yang diselimuti gelap dengan ornamen.

Divisi Orad

Mengasah kemampuan di bidang olah raga arus deras, salah satunya berupa arung jeram.

DONOR DARAH I 2012


Kegiatan Donor Darah ini merupakan salah satu kegiatan sosial MAPALAST, yang menjadi salah satu program kerja rutin setiap tahunnya. Pelaksanaan kegiatannya sendiri secara rutin dilaksanakan 3 bulan sekali dalam 1 tahun. Untuk melaksanakan kegiatan donor darah ini MAPALAST bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Semarang, pada tanggal 30 Januari 2012 MAPALAST menyelenggarakan kegiatan rutin Donor Darah I di tahun 2012 ini, pada jam 09.00 - 12.00 wib, sebanyak 35 pendonor menyumbangkan darahnya untuk menyelematkan keselamatan jiwa seseorang yang membutuhkan. Terimakasih untuk para pendonor, ditunggu kehadirannya di kegiatan donor darah selanjutnya....
"GIVE BLOOD SAVE LIFE"

Diksar Angkatan V MAPALAST

Mapalast mulai melakukan seleksi untuk calon anggota baru angkatan V, dimulai dengan tahapan pendidikan dasar (Diksar). diksar dilaksanakan pada tanggal 25-30 November 2011 bertempat di Kalipancur, Salatiga dan diikuti oleh 14 peserta. berikut ini adalah sebagian dokumentasi dari kegiatan Diksar angkatan V Mapalast.





KETUA UMUM MAPALAST PERIODE 2012

23-25 Desember 2011, hari penting bagi seluruh anggota MAPALAST, adanya sebuah pertemuan dan bukan sembarang bertemu, MUBES(MUSYAWARAH BESAR) dan REORGANISASI inilah menjadi salah satu kegiatan untuk mewujudkan segala cita-cita MAPALAST menjadi lebih baik. MUBES dan REORGANISASI yang dihadiri 30 anggota ini, berlangsung dengan lancar dan baik, tanpa ada halangan suatu apapun. Banyak sekali hasil yang diperoleh pada kegiatan ini, selain kebijakan-kebijakan organisasi dan tak kalah pentingnya pada kegiatan ini yaitu terpilihnya salah satu anggota dari angkatan 3 MAPALAST, menjadi Ketua Umum MAPALAST Periode 2012. Terpilihnya Ahmad Mustaghfirin "PLENCUNG" sebagai KETUM MAPALAST 2012, sangat diharapkan sekali oleh seluruh anggota untuk membawa MAPALAST menggapai cita-cita dan semakin berjaya di dunia kepencintaalaman.


Biodata KETUA UMUM MAPALAST Periode 2012 :
  • Nama : AHMAD MUSTAGHFIRIN
  • NIA : MST-III.11.011
  • Nama Rimba : Plencung
  • TTL : Demak, 17 April 1990
  • Alamat : Ds. Kalitengah, Kec. Mranggen, Kab. Demak

Ucapan terimakasih kepada seluruh anggota pun disampaikan pada sambutan pertama oleh Ketum yang baru ini, beliau ingin menjalankan roda organisasi dengan baik, itu yang beliau inginkan.

Selamat Berjuang Kawan.......
Pemimpin Itu Sepi..................


Rute Gunung Slamet Via Jalur Guci

Biasanya pendakian gunung Slamet ditempuh lewat jalur Bambangan, Baturraden, atau Kedawung, namun apakah anda tahu kalau ada jalur baru untuk bisa mencapai puncak "Segoro Wedi" itu?
Ya, jalur itu adalah melalui kawasan wanawisata Guci di Kabupaten Tegal. Jalur Guci dapat ditempuh dari Semarang dengan menggunakan kereta Kaligung lalu turun di pertigaan Yomani yg merupakan akses menuju wanawisata Guci. Dari Yomani anda bisa menggunakan mobil pick up menuju Guci dengan membayar Rp.6000,- lalu sesampainya di Guci anda dapat menuju pos pendakian/perhutani (yang kurang terkelola dengan baik). Di sana anda bisa mendirikan tenda untuk beristirahat,atau anda juga bisa mandi air panas di pemandian umum Guci, GRATIIISS! Jalur pendakian diawali dengan bentangan tanah berbatu kerikil yang cukup keras dan cukup terjal hingga 1,5 jam kemudian anda tiba di pos 1(Pondok Pinus). Dari pos 1 menuju pos 2 yaitu mulai memasuki hutan pinus sampai akhirnya tiba di pos2 yang merupakan akhir dari bentangan hutan cemara setelah hutan pinus.

Pos2 merupakan tanah kosong yang cukup luas dan bisa digunakan untuk beristirahat sejenak. Pos3 jaraknya cukup dekat dengan pos2, yaitu sekitar 0.5 jam. Anda bisa langsung terus melanjutkan perjalanan tanpa berhenti di pos3. Pos3 menuju pos4 jaraknya cukup jauh dan sudah mulai terjal ,sehingga dianjurkan di pos lintas 3-4 anda melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan ke pos4. Pos4 cukup kondusif untuk ngecamp tapi kurang bagus untuk summit attack karena jaraknya masih cukup jauh dengan puncak. Sebaiknya anda melakukan summit attack dari pos5 (pondok edelweiss) karena ini adalah pos terakhir yang berupa batas vegetasi dengan batuan vulkanik. Dari pos 5, puncak dapat ditempuh dengan waktu 45 menit. Namun perlu diingat, turunlah dari puncak sebelum pkl.9 pagi ,karena pada jam itu kabut sudah mulai naik. Setelah turun dari puncak menuju ke bawah anda dapat melepas lelah dengan mandi air panas. Selamat Mencoba!

Pengembaraan Divisi Gunung Hutan


Untuk menjadi anggota MAPALAST, calon anggota muda harus mengikuti tahap lanjutan pendidikan setelah DIKSAR yaitu tahap Pengembaraan. Dimana calon anggota muda memilih spesifikasi divisi yang terdapat di MAPALAST sesuai bakat atau minat.

Pengembaraan angkatan IV MAPALAST divisi gunung hutan dilaksanakan pada tanggal 17-19 Februari 2011 di Gunung Salak tepatnya di Puncak Salak I (2211 mdpl) melalui jalur Cimelati Yang terdiri dari 2 calon anggota muda (Bokep dan Entung), 4 pengurus MAPALAST (Kaleng, Lettoy, Gambreng, Epleh) dan 2 dari Mapala Djuanda (Yansen dan Caka).

Gunung Salak sendiri merupakan gunung yang masih asri dan memiliki keunikan tersendiri baik karakteristik hutan maupun medannya. Sehingga dijadikan sebagai ajang tempat pendidikan bagi organisasi pencinta alam, termasuk Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Stikubank (MAPALAST).

Pengembaraan divisi gunung hutan mengambil konsep survival, dengan harapan calon anggota muda dapat mengaplikasikan materi yang mereka dapat ketika DIKSAR. Pada hari pertama ngecamp (hutan damar) calon anggota muda mengaplikasikan perapian dan para-para. Hari kedua pendakian dilanjutkan, saat perjalanan menuju puncak terdapat tumbuhan yang dapat dimakan tapi sayang calon anggota muda kurang tanggap menyikapinya. Kami selaku pendamping pengembaraan divisi gunung hutan sangat menyayangkan tumbuhan tersebut tidak diambil oleh calon anggota muda MAPALAST. Sekitar pukul 18.15, kami sampai di puncak Salak I. dengan disambut angin yang sangat kencang, calon anggota muda berusaha mendirikan shelter alam. Hari ketiga, kami turun hingga sekitar pukul 16.00 dan kemudian kembali ke sekret Djuanda

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More